SBY Sementara Stop Tanggapi Pemberitaan Media Australia

SBY Sementara Stop Tanggapi Pemberitaan Media Australia

- detikNews
Senin, 14 Mar 2011 21:00 WIB
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar polemik tentang pemberitaan dirinya di harian The Age dan The Sydney Morning Herald tidak berlarut-larut. Namun suatu saat nanti Presiden akan memberi penjelasan lagi terkait masalah ini.

"Pada saatnya nanti akan dijelaskan sendiri oleh Presiden," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa usai rapat terbatas yang berlangsung di Istana Bogor, Senin (14/3/2011).

Untuk sementara ini, jawaban Istana atas pemberitaan dua media Australia yang menuding Presiden SBY melakukan penyalahgunaan kekuasaan sudah cukup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling jelas sampai sore ini sudah dianggap cukup. Dan pemerintah untuk sementara tidak akan ada tambahan," kata Daniel.

Presiden SBY menilai polemik berita yang menyebutnya telah melakukan penyalahgunaan wewenang, tidak perlu diteruskan. Hak jawab telah dia sampaikan kepada dua harian Australia yang memuat berita yang mengutip WikiLeaks itu.

Hal ini disampaikannya dalam pembukaan rapat kabinet bidang ekonomi. Rapat berlangsung di Istana Bogor, Senin (14/3/2011).

"Bagi saya ini sudah cukup, tidak perlu kita terus bicarakan sebab ada banyak hal lebih penting yang harus kita kerjakan," kata SBY.

(anw/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads