Polda Metro Bekuk Komplotan Pembobol ATM

Polda Metro Bekuk Komplotan Pembobol ATM

- detikNews
Senin, 14 Mar 2011 18:13 WIB
Jakarta - Polda Metro Jaya menangkap komplotan pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang biasanya beroperasi di wilayah Jakarta dan Bogor. Dari 6 orang komplotan penjahat tersebut, polisi hanya berhasil menangkap 5 orang saja dan satunya berhasil kabur.

"Kemarin (Minggu, 14/3/2011) sekitar pukul 11.00 WIB, Tim Subdit Tahbang Dit Reskrimum Polda Metro Jaya pimpinan saya sendiri berhasil menangkap komplotan pembobol ATM antar provinsi," ujar Kasat Reserse Mobile Divisi Reserse dan Kriminal Umum, AKBP Herry Heriawan, di ruangan kantornya, Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (14/3/2011).

Herry mengatakan, komplotan tersebut ditangkap di Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. Selama ini mereka telah melakukan aksinya di beberapa bank yaitu, 2 kali di Bank BCA Bogor tahun 2010, Bank BCA Optik Bekasi tahun 2010, Bank BCA Alfa Auri Depok Januari 2011, Bank BNI Jl Raya Panjang Kebon Jeruk Februari 2011, dan yang baru-baru ini terjadi di ATM BCA Cibubur Februari 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang ditaksir kerugiannya mencapai sekitar Rp 1,6 miliar," tegasnya.

Herry menambahkan, rata-rata satu ATM yang mereka bobol berisikan uang tunai Rp 400 juta. "Tapi itu berbeda-beda," jelasnya.

Dalam aksinya, komplotan ini mengunakan modus operandi dengan cara mematikan lampu ATM dan melakban CCTV yang terpasang, lalu membobol mesin ATM tentunya dengan alat yang sudah dipersipkan. Setelah berhasil, mereka membawa brankas ke dalam mobil dan dibawa ke rumah salah satu tersangka di Bojong Gede.

"Di sana mereka menyetel musik kencang-kencang, lalu brankas dibongkar menggunakan las. Dari 6 mesin hanya satu yang kita amankan bersama mereka. Karena yang lainnya sudah mereka buang di Kedunghalang," beber Herry.

Saat ini polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 unit mobil Toyota Innova hitam dan Toyota Avanza hitam. Selain itu ada juga satu kotak peralatan, gunting pagar, 6 linggis, satu senapan angin kecil, 3 golok, 1 pisau belati, 2 tabung gas, 7 obeng, 5 pahat, 3 tang, 2 gergaji besi, 2 palu, 1 gerinda, 1 dongkrak mobil, 4 kunci leter T dan 7 lakban.

"Dan saat ini kelima orang tersebut tengah ditahan di Polda Metro Jaya," terang Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Herry Rudolf Nahak dalam kesempatan yang sama.


(lia/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads