PSK Surabaya Gelar Istighotsah
Minggu, 30 Mei 2004 15:42 WIB
Surabaya - Istighotsah tak hanya menjadi tradisi di kalangan santri atau nadliyin saja. Di Surabaya, ratusan pekerja seks komersial (PSK) yang berasal dari 5 lokalisasi di Surabaya, Minggu (30/5/2004) mengadakan istighotsah di lokalisasi Bangun Sari, Surabaya. Istighotsah difasilitasi oleh Forum Komunikasi Masyarakat Lokalisasi Surabaya. Para pekerja seks ini berdatangan dari wilayah lokalisasi Dolly, Njarak, Bangun Sari, Tambak Asri dan Moro Senang. Tak terlihat jika mereka sehari-hari sebagai penjaja seks. Bahkan seolah-olah profesi yang melekat pada diri mereka sirna. Hampir seluruh PSK yang hadir dalam istighotsah tersebut menggunakan kerudung. Banyak yang mengikuti acara tersebut dengan khusuk. Beberapa di antaranya tak kuasa menahan air mata saat melantunkan doa-doa, menangis saat mendengar doa, ceramah. Bahkan tampak beberapa orang sangat bagus melafalkan doa-doa pujian.Ketua panita HM Suhandri kepada wartawan mengatakan doa isthighotsah bukan bertujuan untuk memberikan dukungan salah satu calon persiden. "Ini tidak terkait sama sekali dalam dukung mendukung. Justru sebaliknya kita ingin dalam momentum pilpres nanti mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat secara umum. Kita menginginkan tidak ada gontok-gontokan yang justru akan merugikan berdampak negatif pada rakyat," kata dia.
(jon/)











































