Demonstran Prancis Desak Penghentian Pembangkit Nuklir

Krisis Nuklir Jepang

Demonstran Prancis Desak Penghentian Pembangkit Nuklir

- detikNews
Senin, 14 Mar 2011 15:33 WIB
Demonstran Prancis Desak Penghentian Pembangkit Nuklir
Paris - Krisis nuklir di Jepang mendorong aksi protes di Prancis. Para aktivis dari kelompok-kelompok nonpemerintah Prancis menggelar aksi demo untuk menyerukan penghentian semua pembangkit listrik bertenaga nuklir di negara Eropa itu.

Aksi demo itu dilakukan untuk mengingatkan bahwa tak ada jaminan atas keamanan nuklir. Menurut para demonstran, kebocoran radiasi di reaktor nomor satu di pembangkit listrik bertenaga nuklir Fukushima yang rusak akibat gempa Jepang, telah menimbulkan kehawatiran mendalam akan kesiapan Prancis menghadapi kejadian serupa.

Demikian seperti diberitakan Press TV, Senin (14/3/2011). Kelompok-kelompok lingkungan hidup dan NGO bersikeras, krisis nuklir di Jepang menunjukkan bahwa tak ada jaminan akan keamanan nuklir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diingatkan pula bahwa ketergantungan Prancis akan tenaga nuklir bisa saja menyebabkan krisis nuklir yang sama dengan di Jepang.

"Jelas bahwa ketika ada bencana alam besar, semua yang disebut sebagai langkah-langkah keamanan gagal di negeri dengan level pengetahuan teknologi tertinggi," cetus Sekretaris French Green Party, Cecile Duflot.

"Risiko nuklir bukanlah risiko yang bisa benar-benar dikendalikan," imbuhnya.

Prancis memiliki 58 reaktor nuklir yang tersebar di lebih dari 19 lokasi di seluruh negeri itu. Dengan begitu Prancis merupakan produsen energi nuklir terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Pada Sabtu, 12 Maret lalu, reaktor nuklir Fukushima Daiichi 1 mulai mengeluarkan radiasi radioaktif setelah ledakan yang terjadi akibat gempa berkekuatan 8,9 Skala Richter yang melanda Jepang sehari sebelumnya.

(ita/nrl)


Berita Terkait