Hal ini disampaikan Presiden SBY dalam pembukaan rapat kabinet terbatas bidang ekonomi. Rapat berlangsung di Istana Bogor, Senin (14/3/2011).
"Seperti kita dahulu, konsentrasi pemerintah Jepang saat ini tentu menangani masalah di lapangan," ujar Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komunikasi kita tiga hari terakhir belum ada penjelasan apa yang pemerintah Jepang butuhkan. Tapi kemarin kita putuskan berangkat satu kontingen medis dan SAR, sebab negara-negara lain mulai mengirim juga," papar SBY.
Kontingen medis dan SAR yang dikirim, merupakan tim BNPB. Tim dibekali peralatan dan logistik yang memadai untuk keperluan evakuasi korban bencana.
Lebih lanjut oleh Presiden SBY ditekankan mengenai evakuasi para WNI dari daerah bencana. Berdasar laporan sementara, sudah ada 100 orang WNI yang ditampung di KBRI Tokyo.
"Akan menyusul gelombang yang berikutnya dan semua akan kita pulangkan ke Tanah Air," imbuh SBY sambil mempersilahkan Menlu Marty Natalegawa untuk melaporkan perkembangan terkini mengenai langkah yang telah dan akan ditempuh Kemlu.
(lh/gun)











































