Kepepet Ekonomi, Kuli Bangunan Banting Setir Jadi Kurir Sabu

Kepepet Ekonomi, Kuli Bangunan Banting Setir Jadi Kurir Sabu

- detikNews
Senin, 14 Mar 2011 13:50 WIB
Jakarta - Jailani Abdulah (35), kuli bangunan asal Palembang alih 'profesi' menjadi kurir sabu. Sekali antar barang haram itu, Jailani mengantongi uang hingga Rp 2 juta.

"Sekali antar barang dapat Rp 1-2 juta. Lumayan dari gaji kuli bangunan. Itu juga kalau ada borongan. Lagipula nggak seberapa kalau jadi kuli bangunan. Kalau lagi bagus ya ada sehari Rp 20 ribu. Tetapi, kalau borongannya jelek sehari Rp 10 ribu," papar pria yang akrab disapa Jay ini di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang,
Jakarta Timur, Senin (14/3).

Dalam kesempatan itu, Direktur Pemberantasan Narkotika Alami Benny J Mamoto menjelaskan, Jay dicokok petugas BNN di salah satu parkiran motor sebuah Mal di Palembang pada  Rabu 2 Maret 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas menemukan sabu yang disimpan di jaket dan di bawah jok motor yang dikendarainya. "Total yang ditemukan 530,1 gram yang disimpan dalam 7 plastik kecil," kata Benny.

Menurut dia, Jay mengaku barang tersebut diantar oleh seorang kurir di Aceh melalui jalur laut. Selanjutnya, barang tersebut diserahkan kepada Jay dan dibawa ke Palembang.

"Diduga tersangka termasuk kepada jaringan internasional, karena sabu yang dibawanya berasal dari luar negeri," kata Benny.

Barang bukti sebanyak 512,6 gram dari tangan tersangka selanjutnya dimusnahkan oleh BNN dengan menggunakan incenerator. "17,6 gram digunakan untuk barang bukti di persidangan," ujar Benny.

(ahy/aan)


Berita Terkait