Wiranto: Koruptor Dihukum Mati
Minggu, 30 Mei 2004 01:13 WIB
Denpasar - Musim kampanye pemilihan presiden menjelang tiba, calon presiden pun mulai menebar janji. Calon presiden Partai Golkar Jenderal TNI (Purn) Wiranto berjanji jika terpilih akan memperberat hukuman untuk para koruptor menjadi hukuman mati."Saya akan mengusulkan pemberatan sanksi hukuman bagi para koruptor. Sekarang sanksi hukuman paling berat adalah hukuman seumur hidup. Nanti kita usulkan hukuman mati," kata Wiranto.Wiranto, yang berbicara dalam jumpa pers usai bertemu Presiden Timor Leste Xanana Gusmao di Denpasar, Bali, Sabtu (29/5/2004) malam, menegaskan korupsi harus diberantas dengan cepat. "Kenapa tidak kita berantas dengan cepat. Kalau tidak kita netralisir upaya apapun dari kita untuk membangun negeri ini akan kandas. Akan terabsorsi oleh tindakan yang namanya korupsi," katanya.Namun, ketika ditanya apakah tindakan tegas ia akan mampu bertindka tegas jika yang korup adalah pejabat dari Golkar, Wiranto tak menanggapinya. Ia justru melanjutkan pernyataannya yang bersifat umum tadi."Tidak cukup itu (hukuman mati). Tapi setelah hukuman itu diberberat sanksinya, tinggal bagaimana kita mengaplikasikan hukuman itu dengan konsisten, konsekwen, dan tidak pandang dulu. Di sini lah diperlukan keteladanan, termasuk dari presidennya," demikian janji Wiranto.Oke, deh. Ditunggu buktinya kalau nanti terpilih.
(gtp/)











































