Aktor Bom Ambon Belum Diketahui, Masyarakat Resah
Minggu, 30 Mei 2004 00:11 WIB
Ambon - Aksi teror dan peledakan bom di kota Ambon akhir-akhir ini semakin membuat resah warga kota. Apalagi aktor di balik aksi pemboman hingga kini belum berhasil dibongkar pihak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. "Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. Kita tunggu hasilnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah dapat diketahui hasilnya," kata Gubernur Maluku Alberth Karel Ralahalu Ralahalu di kantor Gubernur Maluku, Jl. Pattimura, Sabtu (29/05/2004). Terkait aksi teror itu, beberapa warga kota Ambon yang sempat ditemui detikcom mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi Ambon. "Aksi teror bom membuat kami hati-hati bepergian ke tempat-tempat umum atau ditempat ramai,"ungkap Abdurahman Divinubun. Sekretaris Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Maluku ini meminta pihak kepolisian untuk bekerja maksimal guna membongkar kasus ini. Sebab jika ini tidak dibongkar maka akan terus membuat keresahan di masyarakat dan memberikan ketidakpercayaan masyarakat atas kinerja pihak kepolisian.Ketua Umum HMI Cabang Ambon, Rofik Akbar Afifudin juga menyampaikan harapans serupa. Ia meminta pihak kepolisian maupun jajaran Muspida dan anggota dewan untuk tidak memberikan komentar yang berbeda dan dapat membingungan masyarakat."Optimalisasi kinerja Polisi dalam membongkar siapa di balik bom Ambon merupakan hal yang sangat diharapkan masyarakat. Untuk itu berbagai komentar tentang kasus ini jangan sampai membuat masyarakat bingung,"pintanya.Sementara itu, Kapolda Maluku Brigjen Adityawarman menyatakan sedang bekerja keras untuk membongkar siapa di balik bom Ambon akhir-akhir ini. "Semoga dalam waktu dekat, kerja kami sudah bisa menampakkan hasilnya. Kalau boleh Anda bersabarlah. Yang pasti kami sedang kerja keras," katanya ketika dihubungi detikcom melalui telepon.Sementara terkait indikasi keterlibatan pihak asing terlibat dalam mengacaukan situasi Ambon yang sempat disampaikan Kepala BIN Hendro Priyono pekan lalu, Gubernur Maluku mengatakan belum sampai pada suatu kesimpulan ke arah itu. "Kami belum dapat memastikan ke arah itu," tandasnya.
(gtp/)











































