"Wah itu tulisannya 'Busway, Take the Bus No It's Way'? Salah ya? Mungkin maksudnya naik bus-nya tapi jangan ambil jalannya," ujar pengamat kebijakan Prof Andrinof Chaniago dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (14/3/2011).
Memang ada sedikit kesalahan dalam tulisan itu. Mungkin seharusnya tertulis 'Take the Bus Not Its Way' atau 'Take The Bus Not the Way.' Karena arti dari 'Take the Bus No It's Way' kurang lebih adalah 'naik bus, tidak ada cara itu'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kok bisa salah ya? Malu-maluin. Ini kan mencerminkan pemprovnya itu sendiri, karena salah menulisnya," imbuh Andrinof.
TransJakarta, sambungnya, sebenarnya adalah alat transportasi yang bagus karena menggunakan konsep transportasi massal. Dengan demikian akan lebih banyak penumpang yang terangkut dibanding bus biasa.
"Ini harus dibenahilah. Kalau sudah lama ada tulisan salah di angkutan yang jadi andalan begitu kan malu-maluin. BLU dan pemprov yang harus bertanggung jawab (untuk menarik tulisan)," ucapnya.
Selain menulis dalam bahasa Inggris yang artinya jadi amburadul, BLU TransJ juga memasang kampanye itu dengan bahasa Indonesia. Kampanye itu berupa ajakan untuk naik bus TransJ dan malu untuk menyeborot jalurnya.
(vit/nrl)











































