SBY Harus Cari Informan yang Bocorkan Informasi di Istana

SBY Harus Cari Informan yang Bocorkan Informasi di Istana

- detikNews
Minggu, 13 Mar 2011 12:46 WIB
SBY Harus Cari Informan yang Bocorkan Informasi di Istana
Jakarta - Pemberitaan surat kabar Australia The Age mengenai Presiden SBY yang mengutip bocoran kawat rahasia pemerintah AS menunjukan adanya informan di lingkaran dekat SBY. Informan ini harus diamankan karena sangat berbahaya bagi negara.

"Pasti ada orang di lingkaran satu SBY yang menjadi informan Amerika Serikat. Orang itu membocorkan gerak-gerik Presiden, ini sangat berbahaya bagi negara," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di acara pernikahan Din Syamsuddin di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Minggu (13/3/2011).

Muzani menyatakan, SBY tidak perlu panik dan kebakaran jenggot mengenai berita tersebut. Namun SBY harus mencari siapa yang menjadi informan AS tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"SBY tidak usah gugup dan kebakaran jenggot. Yang penting dia harus cari siapa orang itu," imbuhnya.

Muzani mengatakan, hingga kini Kedutaan AS tidak pernah menyangkal substansi kawat rahasia mereka yang dibocorkan Wikileaks dan dikutip oleh surat kabar The Age. Kedubes AS hanya menyayangkan pemberitaan itu.

"Kedubes AS tidak membenarkan atau menyalahkan substansinya. Mereka hanya menyayangkan bisa bocor," sambung dia.

Sebelumnya koran The Age memuat Headline berjudul 'Yudhoyono Abused Power'. Di artikel tersebut, dibeberkan tentang penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh Presiden RI SBY. Tidak hanya itu, koran yang mengambil bahan berita dari kawat diplomatik Wikileaks itu, juga membeberkan korupsi penting SBY.

(nal/vta)


Berita Terkait