Taufiq Kiemas: Artikel The Age Lucu Ya

Taufiq Kiemas: Artikel The Age Lucu Ya

- detikNews
Minggu, 13 Mar 2011 11:27 WIB
Taufiq Kiemas: Artikel The Age Lucu Ya
Jakarta - Ketua MPR Taufiq Kiemas disebut-sebut oleh artikel The Age edisi Jumat 11 Maret lalu terlibat kasus korupsi antara lain proyek Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang bernilai US$ 2,3 miliar. Menurut TK, artikel The Age lucu.

"Silakan tanya ke Tjahjo Kumolo (Sekjen PDIP) atau ke Pak Trimedya Pandjaitan," ujar Taufiq usai menghadiri pernikahan Din Syamsuddin-Novalinda di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/3/2011).

Ketika ditanya isi berita itu benar atau tidak, jawaban Taufiq pun tidak konkret. "Kalau saya bilang nggak benar nggak bagus," ucap Taufik yang dibalut jas hitam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudah baca beritanya, Pak? "Lucu ya," jawab suami Megawati itu sambil berlalu.

Sementara itu Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengatakan bahwa apa yang ditulis The Age dengan headline 'Yudhoyono Abused Power' itu bukanlah berita melainkan sensasi. "Sensasi dan gosip makin digosok makin sip, jadi nggak perlu digosok-gosok," ucap Anas.

Dia menambahkan, kredibilitas SBY selama ini sudah menjadi bantahan yang paling cespleng dari semua tudingan itu. Karena itu masalah ini tidak perlu diperpanjang lagi.

"Sosok Pak SBY dengan kredibuilitasnya itu sudah menjadi bantahan, saya kira itu sudah selesai," imbuh Anas yang mengenakan kemeja batik biru muda.

Seperti diberitakan, The Age mengangkat kawat-kawat diplomatik Kedubes Amerika Serikat yang dilansir oleh WikiLeaks. Di antaranya disebutkan, Presiden SBY menyalahgunaan kekuasaan serta mengintervensi berbagai kasus hukum.

Salah satu yang diintervensi SBY itu adalah kasus proyek Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang bernilai US$ 2,3 miliar. Melalui orang dekat presiden TB Silalahi, para diplomat AS melaporkan, SBY telah meminta kepada Hendarman Supandji (waktu itu Jampidsus) untuk menghentikan kasus dugaan korupsi tersebut, yang diduga melibatkan Taufiq.

Sehari setelah memuat berita yang menggegerkan, The Age memuat berita berjudul 'President rejects corruption claim'. Dalam berita ini dituliskan tanggapan SBY yang disampaikan melalui Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa.

Ditulis The Age, bahwa Presiden SBY menyesalkan pemberitaan tentang dirinya tersebut. SBY menilai bahwa koran Australia tersebut telah melanggar kode etik jurnalisme universal, dengan memuat berita tanpa meminta tanggapannya terlebih dulu.

Selain memuat bantahan pihak Istana, The Age juga menuliskan penyesalan pihak Kedubes AS di Indonesia terhadap pemberitaan ini. Hal ini, menurut The Age, meupakan tanggapan dari sikap Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa yang menyampaikan protes keras kepada Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel.

(vit/nrl)


Berita Terkait