Soal Wikileaks, Kemenlu AS Diminta Evaluasi Kerja Diplomatnya

Soal Wikileaks, Kemenlu AS Diminta Evaluasi Kerja Diplomatnya

- detikNews
Minggu, 13 Mar 2011 10:55 WIB
Soal Wikileaks, Kemenlu AS Diminta Evaluasi Kerja Diplomatnya
Jakarta - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat telah mengklarifikasi terkait bocornya kawat diplomatik AS tentang sosok Presiden SBY yang dianggap melalukan penyalahgunaan kekuasaan. Tidak cukup hanya melakukan klarifikasi, Kemenlu AS diminta mengevaluasi kinerja para diplomat.

"Pihak Amerika Serikat tidak cukup sekadar minta maaf, tetapi perlu melakukan evaluasi pada kerja-kerja diplomatik itu," ujar Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang ditemui di sela-sela acara pelantikan biro-biro DPD PD DKI Jakarta, di Taman Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (13/3/2011).

Anas menambahkan, dari pernyataan yang disampaikan Kemenlu AS sebelumnya dia menangkap bahwa kawat diplomatik itu umumnya hanya observasi pribadi. Maka itu evaluasi kerja para diplomat sangat dibutuhkan agar ke depan kinerja mereka lebih baik dan akurat ketika menyampaikan sesuatu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Evaluasi itu penting agar kerja-kerja diplomatik itu betul-betul bermakna untuk meningkatkan hubungan kedua negara. Karena saya telah membaca dengan cermat statement dari Kementrian Luar Negeri AS, bahwa kawat diplomatik itu adalah penilai atau observasi pribadi dari para diplomat," kata mantan Ketua Umum HMI ini.

Dengan evaluasi itu, diharapkan kualitas dan akurasi kawat diplomatik ke depan tidak lagi sebatas gosip yang bertujuan untuk mencari sensasi.

"Menurut saya perlu evaluasi dari Kemenlu AS sendiri tentang kualitas dan akurasi kawat diplomatik jangan sampai kawat diplomatik itu turun nilainya menjadi kawat gosip," ucap Anas.

(lia/vta)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads