"Saya ingin menyampaikan beberapa harapan. Semoga pernikahan Papa langgeng dalam ridho Allah. Saya berharap Tante Linda mau merawat Papa baik fisik maupun mental," ujar anak tertua Din, Farazahda Fidiansyah.
Hal itu disampaikan dalam sepatah dua patah kata usai akad nikah Din-Novalinda di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (13/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah belum terbiasa," kata Farazahda dengan polosnya.
Pemuda itu pun berharap Linda dapat menggantikan almarhum ibunya, Fira Beranata, yang meninggal dunia 7 bulan lalu. Sebab sebelum meninggal, ibunya selalu mendukung perjuangan dakwah ayahnya.
"Saya ingin menyampaikan amanat. Mungkin setelah pernikahan, Papa akan punya tempat baru, tapi amanat dari almarhum Mama, rumah yang sekarang kita tempati tetap dijadikan tempat pengajian," ucap Farazahda.
Akad nikah Din-Linda berlangsung hari ini di Masjid Taqwa, kompleks Gedung Dakwah Muhammadiyah. Dalam akad tersebut, Ketua MPR Taufik Kiemas dan Ketua DPD Irman Gusman menjadi saksi pernikahan.
Novalinda adalah sepupu Fira. Saat ini, Nova yang berlatar belakang pendidikan hukum, adalah seorang notaris yang tinggal di Gresik, Jawa Timur. Dia lulusan Fakultas Hukum Unair tahun 1998. Meski tinggal di Gresik, namun Nova berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat.
Menurut kerabat dekatnya, Din yang saat ini berusia 53 tahun baru membuat keputusan akan menikahi Novalinda seminggu lalu, tepatnya setelah pulang umroh.
(vit/nrl)










































