Begitu hasil survei US Geological Survey (USGS), seperti dikutip detikcom dari CNN, Minggu (13/3/2011).
Gempa susulan yang terus terjadi ini menganggu layanan kereta api dan penerbangan di Jepang. Sedikitnya 23.000 orang tertahan di Bandara Tokyo. Layanan kereta api juga masih tersedia dalam jumlah terbatas untuk mengantisipasi kecelakaan karena gempa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suplai listrik untuk keperluan rumahtangga juga sangat terbatas. Pemerintah Jepang mengimbau agar masyarakat menghemat energi karena keterbatasan suplai listrik.
Pencarian korban selamat terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pemerintah Jepang juga sudah mendapat bantuan langsung dari Amerika Serikat yang mengirim kapal perang dan perlengkapan evakuasi berteknologi tinggi.
Korban yang hilang juga tidak sedikit. Sedikitnya 9.500 warga perfektur Miyagi dinyatakan belum ditemukan. Miyagi adalah salah satu kawasan yang mengalami dampak tsunami paling parah di Jepang.
(van/van)











































