KSAD Bantah Intel TNI Ikut Main Pilpres

KSAD Bantah Intel TNI Ikut Main Pilpres

- detikNews
Sabtu, 29 Mei 2004 12:33 WIB
Denpasar - KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu membantah intelijen TNI ikut bermain dalam pilpres 5 Juli. Dia menegaskan, TNI tetap bersikap netral.Penegasaan itu disampaikan Ryamizard usai upacara peringatan HUT ke-47 Kodam IX Udayana di Markas Kodam Praja Kesatrian Raksaka, Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (29/5/2004).Banyak tuduhan intelijen TNI turun untuk mengintip dan menjegal kekuatan capres yang lain? begitu pertanyaan wartawan. "Jangan nuding-nuding, sontoloyo. Nggak bener itu, nggak ada begitu-begitu itu. Ingat, tentara mati untuk negara ini. Kamu lihat di Aceh berapa yang mati. Ingat itu," jawab Ryamizard dengan gaya khasnya yang meledak-ledak.Ada tuduhan masuknya purnawirawan jenderal dalam tim capres akan membuat konsep militeristik semakin menguat? tanya wartawan lagi. "Saya tanya sekarang, militeristik itu apa? Orang nggak ngerti, ngomong doang. Sudah, jangan banyak omong yang gitu-gitu, nggak ngerti kok militer dibilang militeristik. Lain dong, tentara kok dibawa-bawa," jawab menantu mantan Wapres Try Sutrisno ini.Bagaimana dengan maraknya demo antimiliter? "Itu kan ada yang nyuruh. Saya ini kan sudah seminar di ITB, UI, nggak ada tuh. Intel dicap segala macam, demo-demo kampungan itu. Saya pemimpin TNI AD marah. Tidak suka dengan orang-orang begitu," tandas Ryamizard.Ryamizard menyatakan, TNI akan tetap bersikap netral dalam pilpres. "Bagi orang (lain) sulit, bagi saya tidak sulit. Yang penting dengan hati jernih, bersih, tidak memihak. Orang sulit mengerti karena mereka tidak bisa melaksanakannya. Kalau saya bisa. Kalau saya bilang netral, ya netral," demikian Ryamizard. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads