Demikian diberitakan oleh kantor berita Jiji Press yang mengutip pernyataan petugas kepolisian setempat dan dilansir Reuters, Sabtu (12/3/2011).
Reaktor yang dikelola oleh Tokyo Electric Power Co (Tepco) tersebut sebelumnya dikabarkan mengalami kerusakan akibat gempa 8,9 SR yang mengguncang Jepang, kemarin (11/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Radioaktivitas dilaporkan meningkat sebesar 20 kali dari level normal. Atap dan dinding gedung yang ada di lingkungan reaktor milik Tepco ini juga dikabarkan hancur akibat ledakan.
Sebelumnya diberitakan bahwa akibat kebocoran 'kecil' tersebut, zat caesium radioaktif mulai terdeteksi di lingkungan sekitar reaktor Fukushima. Semua warga yang berada pada radius 10 km dari Fukushima telah dievakuasi ke tempat yang aman.
Media Jepang, Kyodo dan Jiji Press juga menyebutkan kemungkinan melelehnya nuklir yang ada di Fukushima itu. Dimana batang bahan bakar nuklir sempat terkena udara di saat kadar air berkurang. Namun truk pemadam kebakaran segera memompakan air ke dalam reaktor untuk menambah kadar air sebagai pendingin.
Pendingin reaktor nuklir ini mengalami kerusakan akibat gempa 8,9 SR yang melanda Jepang kemarin. Tanpa adanya pendingin, tekanan di dalam reaktor pun meningkat dan nuklir dikhawatirkan akan meledak.
(nvc/gah)










































