Muladi Peringatkan Intelektual Dilarang 'Melacurkan Diri'

Muladi Peringatkan Intelektual Dilarang 'Melacurkan Diri'

- detikNews
Sabtu, 12 Mar 2011 13:05 WIB
Jakarta - Mantan Ketua Lemhanas, Muladi mengingatkan para intelektual untuk tidak melacurkan diri lewat gagasan dan ilmunya. Mantan Rektor Undip, Semarang ini menilai meskipun seorang intelektual telah bekerja di birokrat atau perusahaan harus tetap membawa semangat idealisme kampus.

"Kita jangan sampai, seorang intelektual memberikan pembenaran terhadap apa yang diminta seseorang. Baik sebagai konsultan atau sebagai pejabat. Jangan sampai ini ada kebijakan, lalu dicari pembenaran. Fungsi intelektual adalah memberikan kebenaran dengan berbagai alternatif 1, 2 atau 3. Jangan memberikan justification. Ini sangat berbahaya," kata Muladi.

Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Raker Ikatan Sarjana Hukum Indonesia (ISHI) di Hotel Haris, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Sabtu, (12/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, dia memberikan contoh sebuah perguruan tinggi memberikan pembenaran kepada sebuah perusahaan. Padahal perusahaan tersebut melanggar Amdal dan limbahnya merusak lingkungan.

"Intelektual yang bekerja di perusahaan yang merusak lingkungan hidup kita jangan sampai memberikan pembenaran. Di luar jawa, ada perguruan tinggi yang memberikan pembenaran Amdal. Itu pelacuran intelektual yang sangat berbahaya. Kita harus membawa semangat kampus dimanapun kita berada," tegas mantan Hakim Agung ini.

Dalam kesempatan tersebut dia juga menegaskan fungsi organisasi ikatan profesi untuk memberikan standarisai kualitas. Hal ini guna mencegah terjadinya perbuatan malpraktek.

"Perbuatan malpraktek bisa karena dua, yang pertama karena kurang pengetahuan atau keilmuan dan yang kedua adalah akibat kesengajaan. Menyangkut yang pertama, maka kewajiban organisasi profesi untuk meningkatkan kualitas baik lewat jurnal atau tulisan ilmiah," tandas Muladi yang beberapa hari lagi akan membuka kantor hukum ini.

(asp/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads