PKS: Kader Demokrat Dikte SBY Soal Reshuffle

PKS: Kader Demokrat Dikte SBY Soal Reshuffle

- detikNews
Sabtu, 12 Mar 2011 10:27 WIB
Jakarta - Presiden SBY dalam pidatonya beberapa waktu lalu meminta agar dirinya tidak didikte soal reshuffle kabinet yang menjadi hak prerogatifnya. PKS pun menuding bila pihak yang mendikte SBY tersebut salah satunya berasal dari Demokrat sendiri.

"Dari konten analisis media, isu reshuffle ini justru dihembuskan oleh kader-kader Demokrat," ujar Wasekjen PKS Mahfudz Sidiq saat diskusi Polemik Trijaya dengan tema 'Politik Undur-undur' di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (12/3/2011).

Mahfudz juga membeberkan beberapa kader Demokrat yang seolah meminta reshuffle dilakukan oleh SBY yang juga Ketua Dewan Pembina partai berlambang bintang Mercy ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ulil pernah mengatakan, waktu untuk reshuffle sudah mendesak, atau Rahman Nashidik yang mengatakan 'kami ingin reshuffle secepatnya', selain itu Ihsan Mojo juga pernah bilang 'Kinerja dua Menteri PKS masuk kategori buruk, dan harus di reshuffle," beber Mahfudz.

Namun hal tersebut langsung dibantah oleh Wasekjen Demokrat, Saan Mustofa. Menurutnya Demokrat tidak pernah mencampuri apalagi mendikte Presiden SBY soal reshuffle.

"Kalau toh ada pernyataan seperti itu, itu pernyataan pribadi. Karena saya selalu mengatakan reshuffle itu hak prerogratif presiden," bantah Saan.

Selain Mahfudz Sidiq dan Saan Mustofa, dalam acara diskusi juga dihadiri Ketua DPP PAN Bima Arya dan Ketua DPP Golkar, Hajrianto Tohari.



(her/gah)


Berita Terkait