Demikian dilansir AFP, Jumat (11/3/2011). Korban tewas antara lain pria berusia 67 tahun dan seorang perempuan yang tewas setelah terkena runtuhan tembok.
Korban lainnya dilaporkan terkena reruntuhan rumah di Ibaraki yang berada di timur laut Tokyo. Sementara itu petugas polisi di Iwate mengkonfirmasi jumlah korban tewas di wilayahnya mencapai 10 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerusakan sangat hebat sehingga kami membutuhkan waktu untuk mengumpulkan data-data korban tewas," kata petugas berwenang.
Beberapa gempa susulan terjadi usai gempa berkekuatan 8,9 SR. Akibat gempa ini, sebuah hotel di Kota Sendai ambruk. Beberapa orang dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan gedung.
Menurut media Jepang, NHK, gempa ini telah menimbulkan kebakaran di berbagai tempat, termasuk sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir Tohoku Electric Power Co di Kota Onagawa.
Ini merupakan gempa terbesar yang mengguncang Jepang dalam kurun waktu 140 tahun. Pascagempa ini, negara-negara di laut Pasifik telah mengeluarkan peringatan tsunami. Untuk Indonesia, tsunami diperkirakan mencapai Indonesia bagian timur pada pukul 18.30 WIB dengan ketinggian maksimal 1,5 meter.
(ken/vta)











































