Gus Solah Siap Penuhi Panggilan Panwas Jateng
Jumat, 28 Mei 2004 19:38 WIB
Jakarta - Cawapres Partai Golkar Salahudin Wahid siap memenuhi panggilan Panwas Jateng berkaitan dengan tuduhan pencurian start kampanye. Namun, dia menegaskan dirinya tidak bersalah. "Ya saya datanglah. Yang benar saja, tapi saya tetap tidak merasa bersalah. Saya tidak bermaksud apa-apa," ujar Gus Solah panggilan akrab Salahudin usai menerima Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia di kediamannya di Jl. Raya Tendean 2C, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (28/5/2004). Dikatakan Gus Solah, dirinya tidak mengetahui adanya pembagian suvenir dalam sebuah acara yang dihadirinya beberapa waktu lalu. "Saya nggak tahu siapa itu. Yang jelas, itu bukan tim saya. Tapi saya menghormati semua pihak yang menegakkan aturan main," katanya.Dia juga tidak melihat hal itu sebagai upaya pembusukan terhadap dirinya."Nggak, saya tidak merasa dijebak. Yang mengundang juga anak-anak NU. Masak mereka mau menjebak saya. Mungkin dari tim Pak Wiranto yang terlalu bersemangat yang tidak memahami bagi-bagi itu melanggar aturan. Ya kita dengarkan saja nanti," tuturnya. Sementara, pada pertemuan dengan forum yang terdiri dari 6 lembaga kemahasiswaan yakni PMII, PMKRI, GMKI, GMNI, KM HDI dan HIKMAHBUDHI, Gus Solah menandatangani kontrak komitmen bahwa dirinya akan mengakomodir tuntutan mahasiswa. Komitmen tersebut diantaranya menyediakan pendidikan yang murah, penegakan hukum dan HAM dan pemberantasan KKN. "Jika satu setengah tahun saya tidak sesuai dengan komitmen saya mundur," tegasnya.
(rif/)











































