Sebelumnya disebutkan, rembesan air tersebut boleh jadi disebabkan karena air yang menggenangi sejumlah wilayah di Jepang. Namun polisi setempat mengatakan, fenomena itu terjadi karena intensitas goncangan yang kencang.
Demikian dilansir StraitTimes, Jumat (11/3/2011). Saat guncangan terjadi, terdapat sekitar 69 ribu orang sedang berada di tempat wisata idola anak-anak dan remaja itu. Tempat tersebut dibangun di Tokyo Bay yang berdampingan dengan Laut Disney Tokyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kondisi sebagian wilayah Jepang rusak akibat gempa dan tsunami. Infrastruktur di negara maju itu rusak berat termasuk listrik, jaringan komunikasi dan transportasi.
Sementara itu di Tokyo saat ini juga kacau karena gedung-gedung di sejumlah area mengalami kerusakan yang cukup parah setelah diguncang gempa sangat dahsyat. 4 juta gedung mati lampu sehingga kota yang sebelumnya selalu gemerlap itu kini gelap gulita.
Gempa diikuti tsunami telah membuat kota-kota di Jepang luluh lantak. Api dengan ketinggian sekitar delapan kaki menerjang ruman-rumah, pabrik-pabrik, dan gedung-gedung di negara tersebut.
Negara-negara di Samudera Pasifik telah mengeluarkan peringatan tsunami menyusul gempa dahsyat di Jepang. Tsunami diperkirakan mencapai Indonesia bagian timur pada pukul 18.30 WIB dengan ketinggian tak lebih 1 meter.
(ken/nwk)











































