Badan Institut Vulkanonologi dan Seismologi Filipina atau Philippine Institute of Volcanology and Seismology (Phivolcs) telah menaikkan peringatan tsunami ke level 2. Warga diimbau untuk menjauh dari garis-garis pantai menyusul gempa berkekuatan 8,9 yang mengguncang wilayah Tokyo dan sekitarnya.
"Kami tidak punya jumlah pasti orang-orang yang dievakuasi di provinsi-provinsi Cagayan, Isabela dan Batanes, namun otoritas setempat sudah mulai memindahkan mereka ke tempat aman," ujar Benito Ramos, kepala Phivolcs seperti dikutip Reuters, Jumat (11/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengimbau masyakarat untuk tidak pergi ke pantai-pantai," tutur Bart Bautista, wakil kepala Phivolcs. Dikatakannya, ketinggian gelombang tsunami diperkirakan tidak akan lebih dari 1 meter.
"Kita bisa menelusuri tsunami karena kita punya instrumen-instrumen, namun kami perkirakan gelombang akan melemah saat mencapai pantai-pantai kita," pungkasnya.
(ita/nrl)










































