SBY Perintahkan Antisipasi WNI di Jepang & Tsunami

SBY Perintahkan Antisipasi WNI di Jepang & Tsunami

- detikNews
Jumat, 11 Mar 2011 17:25 WIB
Jakarta - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa telah melaporkan bencana tsunami yang melanda Jepang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan agar diambil langkah antisipatif terkait warga negara Indonesia di Jepang dan tsunami yang bergerak ke Indonesia.

"Barusan saya laporkan," kata Marty usai bertemu SBY  di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (11/3/2011).

Menurut dia, SBY meminta agar diambil langkah antisipatif baik kepada warga negara kita di sana dan juga tsunami yang diprediksi bergerak menuju negara-negara di pantai Pasifik, termasuk Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marty mengatakan, ada 31.517 WNI di Jepang. Di Tokyo, 24.000 orang dan di Osaka 6.700 orang lebih.

"Komunikasi down, sulit menghubungi. Tetapi, saya sempat tersambung dengan KBRI dan menyatakan situasi dan kondisi yang panik dan staf KBRI sudah menuju ke Wisma Duta. Kita bergerak secepat mungkin," ujarnya.

Marty menyampaikan keprihatinannya atas bencana tersebut. "Insya Allah tidak memburuk dan kita semua dilindungi dan diamankan," doa Marty.

Ketika ditanya mengenai keberadaan mantan Wapres Jusuf Kalla, Marty mengaku belum tahu. "Saya akan cari tahu di mana dan bagaimana beliau. Dubes pun belum tersambung, sulit dihubungi," kata pria berkacamata ini.

Sementara itu, anak buah JK sebelumnya menyatakan JK dalam kondisi baik-baik saja di Jepang.

(aan/nrl)


Berita Terkait