Gus Mus: Warga NU Tidak Bingung Pilih Capres

Gus Mus: Warga NU Tidak Bingung Pilih Capres

- detikNews
Jumat, 28 Mei 2004 17:04 WIB
Jakarta - Anggapan sebagian orang bahwa warga NU akan kebingungan memilih siapa pasangan capres-cawapres pada pemilu 5 juli mendatang, dibantah oleh budayawan NU KH Musthofa Bisri. Menurut Gus Mus -biasa ia dipanggil- warga NU justru gampang menentukan pilihan. "Sekarang ini warga NU malah seneng dan tidak bingung, merem(terpejam) saja sudah dapat presiden Indonesia. Setengah merem pasti dapat wapres Indonesia dari NU," kata pengasuh pondok pesantren Roudlatut- Tholibien, Rembang, Jawa Tengah.Menurut Gus Mus, yang kebingungan adalah mereka yang selalu mengklaim, mengaku-ngaku mendapat dukungan dari NU, padahal senyatanya tidak dikenal. "Jadi mereka itu yang bingung, bukan warga NU," kata pengurus Syuriah PBNU ini kepada detikcom, Jumat (28/5/2004).Dikatakan Gus Mus, umat NU memiliki pengalaman yang panjang dalam dunia politik nasional. Zaman orba NU ditindas oleh penguasa, namun di era reformasi NU malah diuji Tuhan dengan banyaknya kader NU yang muncul di permukaan. "Saya kira tidak hanya muncul, tapi malah jadi rebutan," ujar Gus Mus. Oleh sebab itu, banyaknya tokoh NU yang ikut dalam pentas politik nasional justru menjadi pendidikan politik yang mendewasakan warga NU itu sendiri. Kemana warga NU menentukan pilihan? Gus Mus menyatakan masyarakat tidak akan pusing apakah memilih Hasyim, Gus Solah atau Hamzah Haz. Yang penting, bagi Gus Mus, para capres dan cawapres dari NU itu harus berpikir tidak hanya untuk kepentingan NU, tapi juga kemajuan bangsa. Semetara itu, menyinggung soal kampanye negatif yang sempat muncul, Gus Mus menyarankan agar para kandidat belajar pada penjual ikan. Penjual ikan itu, tutur Gus Mus, yang dipuji selalu ikannya sendiri. "Ikan saya bagus masih segar dan enak, tidak mungkin dia bilang ikan yang lain busuk jangan dibeli," kata adik kandung Wakil Ketua MPR-RI KH Cholil Bisri itu. (dsb/)


Berita Terkait