Dituding Menyiksa Tahanan Irak, Polandia Membantah
Jumat, 28 Mei 2004 15:57 WIB
Jakarta - Militer Polandia membantah berita yang dilansir media Barat bahwa pasukannya turut menganiaya tahanan Irak di zona pendudukan mereka di Irak selatan.Kantor berita Associated Press (AP) sebelumnya memberitakan, dua tahanan Irak telah mengatakan kepada pihak penyidik skandal penjara Abu Gharib, bahwa mereka telah dipukuli tentara Polandia. AP mengutip sebuah laporan Angkatan Darat AS."Saya secara kategori membantah ini," tegas Kolonel Zdzislaw Gnatowski, juru bicara staf umum Polandia kepada Reuters, Jumat (28/5/2004)."Beberapa minggu lalu kepala penuntut militer melakukan inspeksi ke pusat tahanan kami dan mengkonfirmasi bahwa semua prosedur telah diikuti," imbuhnya.Ditambahkan Gnatowski, Polandia belum menerima komplain apapun mengenai prajurit-prajuritnya dari pejabat-pejabat AS.Beberapa tentara AS telah dikenai tuduhan atas skandal penyiksaan tahanan Irak di penjara Abu Gharib, di pinggiran ibukota Baghdad. Saksi-saksi mata mengungkapkan kepada penyidik Angkatan Darat AS, bahwa pasukan dari negara lain dalam koalisi pimpinan AS juga telah menganiaya tahanan Irak. Demikian dilaporkan AP.Polandia memimpin pasukan multinasional di sekitar kota Karbala, sebagai bagian dari pasukan pendudukan Irak pimpinan AS. Negara itu mengerahkan 2.400 pasukan di Irak dan mengoperasikan sebuah pusat tahanan dekat dengan pangkalan utamanya di sekitar Karbala.
(ita/)











































