"Itu bisa kita katakan ghost story, gunjingan yang tidak mengandung
kebenaran sama sekali," kata Hatta di kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2011).
Hatta menilai berita yang memojokkan Ibu Negara Ani Yudhoyono tidak mengandung kebenaran.
"Kita kan bergaul dengan Ibu Negara. Beliau mendedikasikan dirinya mendampingi Presiden full. Dedikasinya untuk membangun rumah pintar, mobil pintar, semua aktivitas sosial," ujar Ketua Umum DPP PAN ini.
Ia menilai berita yang menyeret nama Ketua MPR Taufiq Kiemas juga bohong belaka.
"Kita ambil contoh begitu bohongnya berita tersebut, Pak TK ada case di kejaksaan. Kita semua tahu tidak ada case. Itu juga sudah sangat jelas. Pak JK juga disebut-sebut. Itu semua tidak benar. Tidak mengandung kebenaran. Ini semua mengandung serangan asing kepada kita. Hati-hati kita," papar Hatta.
(aan/fay)











































