Marzuki Alie: WikiLeaks itu Berita Ngawur

Tudingan The Age

Marzuki Alie: WikiLeaks itu Berita Ngawur

- detikNews
Jumat, 11 Mar 2011 13:43 WIB
Marzuki Alie: WikiLeaks itu Berita Ngawur
Jakarta - Wakil Ketua DPR Marzuki Alie meragukan kredibilitas informasi yang dibocorkan WiliLeaks kepada harian nasional Australia "The Age" tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia menilai WikiLeaks terlalu gegabah.

"WikiLeaks itu berita ngawur," kata Marzuki saat ditemui wartawan usai salat Jumat di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/3/2011).

Marzuki mengatakan, situs yang didirikan Julian Assange tidak bisa dipercaya. Karena itu, berita The Age yang bersumber dari WikiLeaks tersebut harus dibaca dengan benar.

"Harus dilihat dulu dong, mana isu atau fakta. Kalau bukan fakta ngapain harus didengar. Itu bisa merusak negara ini," tandas politikus Partai Demokrat itu.

Marzuki meminta agar publik tidak lagi membesar-besarkan berita yang diterbitkan The Age, dan juga koran Sydney Morning Herald edisi 11 Maret 2011, tersebut. Sebab, masih banyak masalah negara yang belum dituntaskan.

"Sudahlah berita itu tidak usah dibesar-besarkan. Banyak urusan negara yang perlu kita selesaikan. Kita tinggalkan saja berita yang nggak jelas itu," ucap Marzuki.

Sebelumnya, Koran The Age edisi Jumat 11 Maret 2011 memberitakan tentang penyalahgunaan kekuasaan oleh Presiden SBY. Tidak hanya itu, koran yang mengambil bahan berita dari kawat diplomatik Kedubes AS yang dibocorkan Wikileaks itu juga membeberkan korupsi penting SBY.

Dikatakan, secara personal SBY telah mengintervensi dan mempengaruhi jaksa dan hakim untuk melindungi tokoh politik yang melakukan korupsi. SBY disebutkan juga menggunakan intelijen negara untuk memata-matai rival politiknya.

Sejumlah nama besar juga disebut dalam pemberitaan tersebut, yaitu Ibu Ani Yudhoyono, mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua MPR Taufiq Kiemas, mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji, TB Silalahi, dan pengusaha Tomy Winata.

(irw/asy)


Berita Terkait