Kapolri: Teror Bom Ancam Pilpres
Jumat, 28 Mei 2004 14:47 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar mengatakan aksi teror bom mengancam pelaksanaan pemilihan presiden 5 Juli mendatang mengingat pelaku bom Bali dan Marriott belum tertangkap. Sasaran utamanya daerah konflik."Bila tukar menukar informasi intelijen dengan analisisnya, kemungkinan saja begitu. Oleh karena itu, pengawasan terhadap kemungkinan adanya teroris masih dilakukan dengan mengejar sisa pelaku bom Marriott dan bom Bali yang belum tertangkap. Itu tetap menjadi ancaman kita," kata Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar usai salat Jumat di Mabes Polri, Jl.Trunojoyo 3, Jakarta, Jumat (28/5/2004).Apa itu hasil analisis BIN? "Kalau analisis intelijen, karena masih ada sisa bom Bali dan Marriott kemungkinan melakukan serangan bisa saja terjadi. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, termasuk mendalami masukan dari intelijen luar," ujarnya.Menurut Kapolri, sasaran utama ancaman bom yakni daerah konflik dan pasca konflik.
(aan/)











































