Menlu: Jangan Mudah Percaya Isu Negatif Tentang Nirmala
Jumat, 28 Mei 2004 13:16 WIB
Jakarta -
Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai isu negatif mengenai Nirmala Bonat, TKI yang dianiaya majikannya di Malaysia. "Kita sebagai orang Indonesia jangan mudah membeli isu begitu saja. Kita jangan mau menjadi corong isu-isu seperti itu," kata Menlu usai melantik pejabat eselon I dan II konsulat jenderal di Gedung Pancasila Deplu jalan Pejambon Jakarta Pusat, Jumat (28/5/2004).Seorang yang mengaku saudara Nirmala, Femina menyatakan, TKI asal Kupang itu menderita penyakit jiwa. Akibat penyakit tersebut, Nirmala sering menyiksa diri sendiri. Femina merupakan saksi meringankan yang diajukan pengacara majikan Nirmala, Yim Pek H.Kasus Nirmala hingga kini masih ditangani Kedubes RI di Kuala Lumpur. Ibu Nirmala, Martha Toni, dan pamannya, Daniel Bire, Rabu (26/5/2004) lalu telah diberangkatkan Deplu ke Malaysia. Pada kesempatan itu, Menlu juga mengaku KBRI kewalahan menampung TKI. KBRI di Malaysia saat ini telah menampung 200 TKI, padahal daya tampungnya hanya 60 orang. "Itu juga sama dengan perwakilan di negara lainnya seprti Arab, Qatar, Kuwait, Korea dan sebagainya. Sehingga akhirnya yang dilakukan perwakilan adalah yang bersifat advokasi," jelas Menlu.
(iy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































