"Apinya saya lihat semakin membesar," ujar Hendrik, warga Cileungsi, saat dihubungi detikcom, Kamis (10/3/2011). Kediaman Hendrik hanya berjarak 200 meter dari pasar.
Sayangnya, menurut Hendrik, mobil pemadam kebakaran yang terjun ke lapangan belum begitu banyak. "Mobil pemadam belum terlalu banyak, yang lewat di depan rumah saya cuma 2 mobil. Maka itu mungkin apinya makin besar," katanya.
Hendrik menambahkan, pedagang yang memiliki kios tampak sangat panik. Berdasarkan pengamatannya, kemungkinan api berasal dari kios yang sehari-harinya berjualan pakaian.
"Apinya dari tengah, mungkin itu dari kios yang jual pakaian," tegas Hendrik.
(lia/lrn)











































