9 Warga Semarang Tewas Beruntun Akibat Miras Oplosan

9 Warga Semarang Tewas Beruntun Akibat Miras Oplosan

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2011 23:16 WIB
Semarang - Sembilan warga Semarang, Jawa Tengah, tewas secara beruntun sejak lima hari terakhir akibat miras oplosan. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kamis, (10/3/2011), diketahui ada tiga orang yang tewas, yakni Muslikan (42), warga Sendang Indah Barat, Genuk, dan dua warga Ngablak, Muktiharjo Kidul, Jamal (43) dan Slamet Peking (40).

Ketiganya menggelar pesta miras di depan rumah Slamet bersama dua orang lainnya, Selasa (8/3) lalu. Beberapa jam kemudian, sebagian di antaranya mual-mual, sesak napas, dan muntah, sehingga dilarikan ke RS Islam Sultan Agung. Akhirnya, ketiga orang tersebut tewas beruntun sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari.

"Katanya, miras itu dibeli di warung sekitar permukiman, lalu dicampur suplemen," kata Mukhlis, warga Muktiharjo.

Selasa (8/3), Satimin (46), warga Jalan Tarupolo RT 11 RW 12 Gisikdrono Semarang Barat, tewas. Kemudian, sehari sebelumnya, seorang tukang becak bernama Sutrimo (52), tewas di depan ruko dekat rumahnya, Purwodinatan, Semarang Tengah.

Lalu, Minggu (6/3), seorang gelandangan, Budi (55) ditemukan tewas di dekat polder Semarang. Dari ciri-ciri tubuhnya, diduga kuat mereka keracunan miras oplosan.

Selain itu, kepolisian juga mencatat tiga korban tewas lainnya dalam sepekan ini. Mereka adalah Joko (47), warga Jalan Pergiwati, Bulu Lor, Siswo (54), warga Jalan Tentara Pelajar Semarang, dan Sihong (47), warga Jalan Tandang Ijen.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian soal ini. Untuk memastikan kematian korban, dua jenazah diotopsi di RS Bhayangkara Semarang.

(try/lrn)


Berita Terkait