Dalam aksinya, petugas Satpol PP juga merusak sejumlah fasilitas kantor, termasuk membakar ruang pertemuan dan ruang kepala Satpol PP. Usai meluapkan kemarahannya, petugas satpol PP yang sebelumnya menggelar aksi penolakan pemecatan tersebut, bergerak ke kantor Walikota Binjai di Jl Jenderal Soedirman, Kelurahan Kartini, sekitar 1 KM dari kantor Satpol PP.
Massa kembali melampiaskan kekesalannya dengan merusak kaca pos jaga yang biasa mereka gunakan sebagai posko penjagaan. Sebuah mobil dinas Satpol PP yang sedang parkir di halaman kantor Walikota Binjai
juga tidak luput dari kemarahaan massa hingga bannya menghadap langit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus perusakan sedang diusut. Polres juga sudah memegang nama-nama yang diduga kuat sebagai provokator," sebut Rina.
Sebagai upaya antisipasi aksi lanjutan, Polres Binjai menyiagakan personil kepolisian berjaga-jaga di depan kantor Satpol PP dan kantor Walikota Binjai hingga Kamis malam. Pemecatan ratusan Satpol PP dilakukan setelah Pemkot Binjai tidak mampu membayar gaji pegawai honorer dilingkungan Pemko, meski DPRD setempat telah mengetuk palu pengucuran dana alokasi gaji honorer.
(rul/her)










































