PDIP: Yang Berantem Ujungnya Damai Juga

PDIP: Yang Berantem Ujungnya Damai Juga

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2011 15:25 WIB
Jakarta - PDI Perjuangan menduga Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap di koalisi pemerintahan. Kisruh politik yang dihembuskan partai koalisi hanyalah pepesan kosong atas nama kekuasaan.

"Berantem tapi ujungnya damai juga. Menjadi lucu ketika kita yang berada di luar pemerintahan saja komunikasi baik tapi sesama partai koalisi kok berantem terus," sindir Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirait, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2011).

Maruarar mengatakan, PDIP tidak akan pernah menerima tawaran menjadi menteri. Tawaran ke PDIP diyakini hanya upaya pemerintah untuk menggertak partai-partai koalisi yang membangkang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau PDIP jelas, ada basis aspirasi, kongres, dan perbedaan cara mengelola negara yang membuat kami mengambil posisi sebagai partai oposisi. PDIP tidak akan pernah menerima tawaran menjadi menteri, kalau ada kader yang mau menjadi menteri maka saya akan meminta dia keluar partai," terang Maruarar yang akrab disapa Ara ini.

Menurut Ara, memilih menjadi partai berdaulat yang tidak keputusan politiknya tidak terkait partai lain. Menurut Ara, sudah saatnya partai politik memperjuangkan kepentingan rakyat tidak hanya mengejar kekuasaan.

"Kami tidak akan tergantung pemerintah. Dipertahankan atau tidak Golkar dan PKS kan menunggu keputusan SBY. Bagi kami partai adalah alat perjuangan, waktunya setiap partai berdaulat dan tidak ditentukan pihak lain," tegasnya.

Ara juga mengatakan jika PDIP akan konsisten pada garis oposisi. "Kalau kita jelas oposisi kita nggak abu-abu. Kita berharap melakukan yang terbaik untuk rakyat," tandasnya.

(van/gun)


Berita Terkait