MA Tantang ICW Biayai Iklan Seleksi Hakim MK

MA Tantang ICW Biayai Iklan Seleksi Hakim MK

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2011 14:18 WIB
 MA Tantang ICW Biayai Iklan Seleksi Hakim MK
Jakarta - ICW menuding Mahkamah Agung (MA) tidak transparan dalam menyeleksi calon hakim konstitusi pengganti Arsyad Sanusi. Namun hal ini dibantah MA. Proses seleksi tidak ada biaya publikasi ke masyarakat.

"MA kan tidak ada biaya buat pasang iklan. Iklan kan butuh uang. Mahal. Tapi kalau ICW  mau bayarin buat pasang iklan, silakan sekali," kata Ketua MA, Harifin Tumpa.

Harifin menyatakan hal tersebut usai seminar Reformulasi Metode Seleksi Calon Hakim Agung yang diselenggarakan oleh Komisi Yudisial (KY) di Hotel Milennium, Tanah Abang, Jakarta, Kamis, (10/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pertimbangan 2 calon hakim konstitusi melalui prosedur yang benar. Seperti syarat pendidikan S3, track record dan integritas. "Tahap terakhir nanti wawancara. Wawancaranya tertutup," tegas Harifin.

"Kalau ICW punya catatan tentang calon kami, bagus itu. Sampaikanlah ke kami," cetus Harifin.

Seperti diketahui, Koalisi Pemantau Peradilan (KPP) mendesak MA mengulang proses pemilihan hakim konstitusi yang dicalonkan dari lembaga peradilan itu. Pemilihan dua orang calon hakim konstitusi dari MA, Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA Anwar Usman dan Hakim Tinggi PT TUN Medan Irfan Fachruddin tidaklah transparan.

"Ketertutupan MA pada setiap penunjukan hakim konstitusi yang dipilihnya, telah menimbulkan beragam keraguan dan tanda tanya besar, untuk itu demi menjaga integritas MK, MA harus meninggalkan ketertutupan dalam seleksi hakim konstitusi," kata anggota koalisi, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri Diansyah.

(asp/ndr)


Berita Terkait