629 WNI Telah Dievakuasi dari Libya

629 WNI Telah Dievakuasi dari Libya

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2011 14:12 WIB
Jakarta - Sejak 26 Februari 2011, sekitar 629 WNI telah dievakuasi keluar dari Libya, baik melalui jalur udara, darat dan laut. Adapun proses evakuasi dilakukan oleh berbagai pihak, yaitu oleh pemerintah RI melalui KBRI Tripoli, KBRI Tunis, dan KBRI Cairo, serta evakuasi mandiri yang dilakukan oleh perusahaan dan para WNI.

"Pemerintah Indonesia telah men-charter pesawat Garuda Indonesia Airbus 330-200 kapasitas 217 orang untuk memberangkatkan 213 WNI ke Cairo pada tanggal 8 Maret 2011 pukul 21.00," kata Wakil Ketua Satgas Penanganan Warga Negara Indonesia di Mesir dan Libya, Marsekal Madya Sukirno saat jumpa pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (10/3/2011).

Sukirno memaparkan, dari Cairo, pesawat charter Garuda tersebut langsung menuju Tunisia untuk menjemput 216 WNI yang telah keluar dari Libya. Rombongan WNI eks Libya telah tiba pagi ini 10 Maret 2011 dan akan ditempatkan di Asrama Haji Pondok Gede sebelum pulang ke daerah masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut catatan KBRI di Tripoli, imbuh Sukirno, per 8 Maret 2011, saat ini masih terdapat sekitar 123 WNI di Libya, yang terdiri dari TKI sektor informal, pelaut dan staf KBRI.

"Saat ini KBRI terus melakukan komunikasi dengan WNI yang masih tinggal di Libya sambil memantau perkembangan kondisi politik yang terjadi di Libya," tuturnya.

Sementara itu, pemerintah saat ini juga telah memulai proses pengembalian WNI ke Cairo, yang dimulai sejak 7 Maret 2011 lalu.

"Hingga 8 Maret 2011, total WNI yang telah dikembalikan ke Cairo sejumlah 340 orang dari 1.985 orang yang telah mendaftar untuk kembali ke Cairo," ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakasau itu.

Sementara yang belum berangkat ke Cairo sedang melakukan penyelesaian dokumen keberangkatan, seperti paspor dan visa yang difasilitasi oleh Kemendiknas, Kemlu dan Kantor Imigrasi.

(anw/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads