Bakal Digusur, Ribuan Warga Eks Bandara Kemayoran Resah
Jumat, 28 Mei 2004 07:20 WIB
Jakarta - Sudah sepekan ini 600 keluarga yang tinggal di kawasan eks Bandara Kemayoran resah karena akan digusur. Rencana penggusuran itu berkaitan dengan rencana pembangunan Menara Jakarta di kawasan Kota Baru Kemayoran.Keresahan itu makin kuat dengan adanya surat perintah bongkar (SPB) oleh oleh Direksi Pelaksana Pembangunan Komplek Kemayoran (DP3KK) kepada warga. Dalam surat itu warga hanya diberi waktu 3 X 24 jam untuk membongkar rumahnya karena akan dibangun menara tertinggi di dunia.Koordinator Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan kepada detikcom menyatakan, SPB kedua akan berakhir pada Jumat (28/5/2004). "Ini artinya jika warga tetap bertahan dari lokasi maka penggusuran paksa akandilaksanakan pada hari Sabtu atau Minggu besoknya," katanya.Tigor mengkhawatirkan aksi penggusuran itu akan menimbulkan lagi kekerasan fisik dilakukan oleh aparat keamanan terhadap warga. "Ini pernah dialami oleh warga korban gusuran di Cengkareng Timur, Tanjung Duren dan Jembatan Besi yang mendapat perlakuan tak manusiawi," katanya.Saat ini, kata Tigor, pihak DP3KK sering melakukan teror dan intimidasi terhadap warga dengan menggunakan preman dan polisi serta ormas-ormas. "Makanya kita mengadukan masalah ini kepada presiden. Sesuai rencana presiden mengutus pengurus DPP PDI-P, Sonny Keraf dan Marissa Haque untuk bertemu warga hari ini di Kemayoran," katanya.
(mar/)











































