"Menurut saya ada dua hal penting yang bisa dipetik dari pernyataan Presiden SBY tentang media dalam acara Ultah Tempo. Pertama, Media bisa menjadi pemangku kekuasaan. Pada dasarnya pemerintah membutuhkan media sebagai sarana pengantar informasi kebijakan bagi masyarakat," ujar Staf Khusus Presiden Bidang Informasi Heru Lelono, kepada detikcom, Kamis (10/3/2011).
Heru menambahkan, pemerintah juga berharap mendapat feed back dari masyarakat melalui media massa. Oleh karena itu, sikap media dalam mengemas informasi ke publik menjadi sangat penting. Di sinilah media bisa menunjukkan 'kekuasaannya'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, lanjutnya, media memiliki peran penting dalam menjaga eratnya kerukunan masyarakat. Kerukunan itu terbentuk dari budaya saling menghormati. Kerelaan media untuk ikut melestarikan budaya saling menghormati ini sangatlah vital.
"Di sini pula media bisa menunjukkan kekuasaannya. Bila ini semua bisa tercipta, maka tidak perlu ada kata-kata penguasa takut media atau media takut penguasa. Karena dua-duanya di era demokrasi ini sama-sama sebagai pemangku," terang Heru.
(irw/asy)











































