Saat diterima FPD DPR, Narman mengajak anaknya yang paling kecil, Ari. Narman hanya berharap istrinya yang sudah bersamanya selama 10 tahun dan membesarkan 4 orang anak bisa diterbangkan untuk dimakamkan di desanya di Karawang.
Istri Narman, Atmanah Binti Kardi, sudah 18 bulan berada di Arab Saudi. 12 bulan berstatus sebagai TKW dan sisanya terbujur kaku di sebuah RS di Riyadh. Namun hingga kini jenazahnya belum bisa dipulangkan ke tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Narman malah diberi uang Rp 2,5 juga untuk menggelar pengajian di rumahnya. PT tersebut sempat menuturkan Atmanah terluka karena kepeleset di kamar mandi, namun surat dari Kedubes RI di Riyadh menerangkan bahwa istri Narman meninggal karena gantung diri.
Keinginan Narman tidak muluk-muluk, hanya ingin jenazah istrinya bisa diterbangkan ke tanah air. "Hanya minta balik, dikubur di rumah," pinta Narman lirih.
Sekretaris FPD DPR Saan Mustopa yang menerima Narman mengharap keseriusan pemerintah dalam mengurus masalah TKI di Arab Saudi. Atmanah menambah daftar panjang kematian TKI di Arab Saudi.
"Kami harap pemerintah khususnya Menakertrans dan jajarannya lebih fokus sehingga TKI benar-benar dijamin keamanannya," harap Saan.
(van/gun)











































