PT KAI Tidak Akan PHK Besar-besaran
Jumat, 28 Mei 2004 01:54 WIB
Bandung - Humas PT KAI Noor Hamidi menolak tudingan pihaknya akan melakukan PHK besar-besaran. Namun dirinya membenarkan bahwa PT KAI mentargetkan untuk mengurangi jumlah pegawainya hingga sepertiga dari jumlah pegawai 33 ribu orang dengan target 2008.Hal itu diungkapkannya di Bandung, Kamis (27/5/2004). Menurut Hamidi, pihaknyam memang merencanakan pengurangan pegawai hingga sekitar 11 ribu orang secara bertahap. Pengurangan pegawai akan dilakukan dengan alternatif di luar PHK.Menurut Hamidi, rencana pengurangan pegawai tersebut terkait dengan beban biaya yang harus dikeluarkan PT KAI untuk menggaji 33 ribu karyawannya. "Total costnya gaji pegaawi besarnya 32 persen dari seluruh pengeluaran PT KAI," katanya. Sebelumnya, pada 2000-2001, biaya untuk menggaji pegawai PT KAI mencapai 50 persen dari seluruh pengeluaran PT KAI. Kendati sudah mengalami penurunan, Hamidi menilai jumlahnya masih terlalu banyak. "Memang terdapat penurunan cost pegawai. Tapi tetap saja belum efisien," papar Hamidi. Idealnya, berdasarkan survei yang menurut Hamidi dilakukan oleh lembaga independen, jumlah pegawai PT KAI idealnya berkisar 22 ribu orang.Untuk keperluan pengurangan jumlah pegawai, Hamidi memaparkan alternatif yang telah dilakukan pihaknya. Yakni, dengan menerapkan zero growth yang telah diterapkan serta penawaran pensiun dini. "Batas usia pensiun di PT KAI adalah 55 tahun, tapi kami coba tawarkan pensiun dini bagi pegawai yang usianya di atas 40 tahun. Ini sifatnya sukarela," kata Hamidi.
(mar/)











































