Golkar Janji Tak 'Nakal' Lagi, Tapi Kritis Obyektif

Golkar Janji Tak 'Nakal' Lagi, Tapi Kritis Obyektif

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2011 11:24 WIB
Jakarta - Partai Golkar kembali ke pangkuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam bingkai koalisi. Golkar berjanji tak akan 'nakal' mengusili jalannya pemerintahan SBY-Boediono.

"Apa definisi nakal itu? Kalau nakal dalam arti mengguncang pemerintahan SBY, Golkar tidak akan melakukan itu," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2011).

Hal ini disampaikan Priyo menanggapi keraguan sejumlah pihak terkait komitmen baru Golkar di koalisi. Pernyataan ini menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung juga mengkritisi keberadaan sejumlah partai di koalisi yang dinilai kerjanya hanyaย  mengganggu pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, Priyo menuturkan, Golkar tidak akan merubah sikap politik untuk tetap mengkritisi kebijakan pemerinah. Karena dalam pandangan Golkar, koalisi tidak harus satu pandangan.

"Koalisi tidak harus sama dan tidak boleh berbeda pandangan. Yang penting tidak menimbulkan goncangan pemerintahan," papar Priyo.

Namun Golkar akan lebih objektif dalam mengkritisi sehingga tidak terkesan memojokkan pemerintah. Yang terpenting kebijakan pemerintah sukses besar.

"Kalau kritis obyektif Golkar tidak akan merubah haluan politiknya. Kami tetap berkeinginan sebagai partai yang independen mandiri. Tidak warna kami hilang karena posisi di koalisi," tandasnya.

(van/nwk)


Berita Terkait