Keluarga Napi yang Tewas di LP Paledang Tak akan Lapor Polisi

Keluarga Napi yang Tewas di LP Paledang Tak akan Lapor Polisi

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2011 01:16 WIB
Bogor - Meski kematian Nurhendi (27), napi LP Paledang, Bogor dinilai tidak wajar, namun pihak keluarga menerima dengan ikhlas. Menganggap kematian Hendi sebagai takdir, keluarga pun memilih tidak melaporkannya ke pihak polisi.

"Saya pasrahkan saja sama yang di atas. Saya ikhlaskan saja, mungkin sudah takdirnya," kata Ade Nurkilah (47), ibunda Hendi saat dihubungi detikcom, Rabu (9/3/2011).

Ade juga memilih untuk tidak melaporkan kematian anak sulungnya yang dinilai tidak wajar itu ke aparat kepolisian. "Saya mah orang awam hukum. Saya takut kalah," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ade menambahkan, dirinya juga tidak ingin kuburan anaknya dibongkar untuk kepentingan otopsi. "Kasihan kalau harus dibelek-belek," katanya.

Ade juga tidak meminta dokter untuk melakukan visum atas luka korban. "Saya nggak ngerti masalah begitu. Jadi saya nggak minta," katanya.

Setelah melihat anaknya, Ade segera memulangkan jenazah anaknya. Jenazah Hendi baru dimakamkan pada Selasa (9/3) pukul 17.00 WIB.

Nurhendi alias Hendi alias Ceboy tewas dalam perjalanan menuju ke RS Marzuki Mahdi pada Selasa (9/3) pagi lalu. Di tubuh korban terdapat luka memar, diduga akibat penganiayaan.

Nurhendi adalah tahanan kejaksaan yang ditahan di LP Paledang. Nurhendi 'menginap' di LP Paledang pada 10 Februari 2011 lalu. Sebelumya dia ditahan di LP Pondok Rajegm

"Baru dipindahkan sebulan lalu. Saya juga baru dua kali besuk," katanya.


(mei/mad)


Berita Terkait