"Jangan-jangan benar, Demokrat kurang Gagah menghadapi Golkar dan PKS," kata pengamat hukum dari UGM Zainal Arifin Mochtar di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu (9/3/2011).
Zainal malah berpikir, kalau Demokrat memainkan politik on/off. "Kalau sudah tidak nyaman lagi dengan itu, usir saja dua-duanya keluar. Jangan-jangan Demokrat memang sedang memainkan politik on off," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira keliru kalau sistem koalisi dibangun dengan logika pembagian kursi kabinet," ungkapnya.
Zainal pun mempertanyakan seorang ketua dewan pembina yang harus turun menghadapi ketua umum partai. Harusnya ketua umum dihadapi dengan ketua umum juga.
"Masak presiden harus menghadapi ketua umum. Ini masak harus dikirim-kirim surat janjian mau ketemu," ujarnya.
(gus/fay)











































