"Hari ini langsung, tidak pakai lama-lama," tutur Patrialis kepada wartawan di kantornya Gedung Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2011) sore.
Namun Patrialis belum bisa memberikan nama Plt Kalapas Narkotika Nusakambangan tersebut. "Nanti itu sedang diurus," papar Politisi dari PAN ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lapasnya kan tentu harus aman terlebih dahulu. Siapa dong nanti yang bertanggung jawab di sana kalau ada apa-apa di lapas tersebut," cetus Patrialis.
Seperti diberitakan, BNN resmi menahan Marwan Adli, Selasa (9/3) kemarin. Marwan ditahan karena diduga menerima uang hasil transaksi narkoba. Polisi melakukan penyitaan terhadap TV, laptop, dan handphone milik Marwan. Rencananya, siang ini Marwan akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(fjp/nwk)










































