Wanita itu diduga menggunakan pengaruhnya pada para diplomat itu untuk mencari visa bagi para pekerja China. Demikian dilansir AFP, Rabu (9/3/2011). Wanita itu juga disebut menerima informasi penting seperti nomor-nomor ponsel anggota terkemuka partai penguasa di Korsel dan orang top lainnya. Kasus 'perayu wanita seksi dari Shanghai' ini menjadi berita utama media Korsel minggu ini.
"Kami telah menginvestigasi insiden ini dan memberikan laporan kepada instansi pemerintah yang bersangkutan bulan lalu," kata pejabat pada Kantor Perdana Menteri Korsel pada AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan yang dilansir media massa menyebutkan, kasus ini terkuak setelah pria Korsel yang merupakan suami wanita China itu menulis kepada pemerintah Seoul, mengeluhkan hubungan intim para diplomat dengan istrinya. Dia melampirkan foto-foto istrinya dengan masing-masing diplomat itu, yang kemudian menghiasai halaman pertama koran-koran di Seoul.
Tiga diplomat yang telah dipanggil pulang ke Seoul itu menyangkal terlibat affair dengan perempuan itu. Mereka menyebut perempuan itu sebagai saluran kepada pejabat senior China dan merancang pertemuan dengan tamu dari Seoul.
Pada November 2008, perempuan itu dilaporkan menggunakan pengaruhnya sehingga Beijing mengizinkan 11 orang Korea Utara yang mengungsi ke kantor konsulat pergi ke Seoul secara massal.
(nrl/vit)











































