Dukung Pergub Anti Rokok, Ratusan Orang Demo MA

Dukung Pergub Anti Rokok, Ratusan Orang Demo MA

- detikNews
Rabu, 09 Mar 2011 11:15 WIB
Dukung Pergub Anti Rokok, Ratusan Orang Demo MA
Jakarta - Sedikitnya 300 orang dari berbagai elemen demo di Gedung Mahkamah Agung (MA) mendukung Pergub No 88/2010 tentang kawasan bebas rokok di Jakarta. Massa mendesak MA berpihak pada kesehatan warga.

Aksi ini diikuti aktivis dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Yayasan Kanker Indonesia, Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok, Suara Ibu Peduli, Forum Warga Kota Jakarta dan mahasiswa UIN Jakarta dan Universitas Respati Indonesia.

Pengamatan detikcom, Rabu (9/3/2011), massa yang semula berkonsentrasi di Monas lalu long march menuju Gedung MA di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa kemudian membentangkan spanduk bertuliskan "Pergub 88 melindungi konsumen", "Dukung MA berpihak pada kesehatan warga Jakarta dari bahaya asap rokok."

Poster-poster yang dibentangkan bertuliskan "Bahaya Merokok", "Racun-racun yang terkandung dalam rokok", dan "Merokok di tempat umum melanggar HAM."

"Kami mendukung Pergub No 88/2010 agar konsisten ditegakkan untuk melindungi warga Jakarta. Kita mendukung MA untuk memutus agar Pergub sesuai UU," kata pengurus YLKI bidang Transportasi, Tulus Abadi, dalam orasinya.

Dikatakan dia, hasil survei YLKI menunjukkan dari 1.000 responden 77 persen mendukung penegakan kawasan antirokok. "Bahkan mereka yang merokok juga mendukung karena mereka sadar akan bahaya dari kegiatan merokok mereka," ujar dia.

Ketua Advokasi Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok, Fuad Baradja, menyampaikan hal yang sama.

"Pergub ini untuk melindungi warga Jakarta, bukan melarang orang merokok. Orang merokok boleh, keluar dari gedung, silakan merokok. Jangan sampai Pergub dibatalkan, makin mundur kita," kata pria yang juga berprofesi sebagai aktor ini.

Massa juga menyerahkan surat berisi tuntutan mereka kepada perwakilan MA.

Aksi berlangsung damai dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Belasan polisi siaga menjaga aksi ini.

(aan/nrl)


Berita Terkait