Menkum Harus Cegah Lapas Jadi Sarang Narkoba

Menkum Harus Cegah Lapas Jadi Sarang Narkoba

- detikNews
Rabu, 09 Mar 2011 11:08 WIB
Menkum Harus Cegah Lapas Jadi Sarang Narkoba
Jakarta - Bisnis narkotika yang terjadi di lembaga pemasyarakatan (Lapas) kembali terjadi. Mirisnya, perdagangan barang haram ini melibatkan pejabat Lapas. Tidak tanggung-tanggung Kepala Lapas Narkotika Nusakambangan Marwan Adli diduga terlibat. Lapas harus dibenahi total

"Menkum HAM Patrialis Akbar harus segera benahi Lapas, jangan jadi sarang narkoba," kata anggota Komisi III Martin Hutabarat dalam keterangan tertulis, Rabu (9/3/2011).

Penangkapan Marwan Adli dan 2 petugas LP lainnya karena diduga terlibat perdagangan narkotika sangat memalukan. Anehnya dalam setahun ini sudah beberapa petugas Lapas dan Rutan ditindak, tapi tetap saja marak perdagangan obat terlarang itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan tahun lalu ada napi yang sedang dalam tahanan di Lapas terbukti memiliki pabrik ekstasi di luar dan mengelola pabrik dan penjualannya dari ruang tahanan. Semua ini bisa terjadi karena lemahnya pengawasan oleh pimpinan terhadap aparatnya," ujar Martin.

Sebagai contoh, misalnya kepemilikan telepon genggam (HP), seorang napi bisa sampai memiliki 6 atau 7 buah HP, dan melaluiย  HP itu mengatur transaksi narkoba di luar sel, asal membayar sejumlah uang kepada petugas.

"Kalau Menkum bisa memberantas kepemilikan HP di tangan napi selama di tahanan dan meningkatkan jaringan intelijen bekerjasama dgn BNN di Lapas dan Rutan sudah akan bisa meminimalkan penggunaan Lapas dan Rutan sebagai pusat transaksi narkotika oleh para napi dan petugas," tuturnya.

Berkaca pada peristiwa penangkapan Kepala Rutan Narkotika Nusakambangan ini, Komisi III DPR akan segera memanggil Menkum dan BNN serta Polri. "Agar tidak selalu terulang perbuatan memalukan ini di rumah-rumah tahanan," katanya.

(ndr/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads