Demikian keterangan Pembantu Dekan III Fak Teknik, Andi Muhammad Idham di lokasi kejadian, Rabu (9/3/2011). Idham menduga kejadian perusakan dimulai dari pembakaran 2 sepeda motor di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS).
Pelaku diduga melarikan diri ke arah Fakultas Teknik. Tidak lama berselang, sekelompok orang datang untuk menyerang Fakultas Teknik. Mereka lantas merusak beberapa gedung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idham menyangkal mahasiswanya terlibat tawuran dengan mahasiswa FBS pada waktu tengah malam buta. Sebab, lanjut Idham, tidak ada pertikaian sebelumnya yang melatarbelakangi peristiwa ini.
"Saya menduga ada provokator yang bermain dalam peristiwa ini, mahasiswa saya selama ini akur dengan tetangganya, mahasiswa FBS," tutur Idham.
Hingga saat ini, polisi dari Polsek Tamalate sudah melakukan olah TKP di beberapa gedung yang dirusak. Dua bangkai sepeda motor bebek Yamaha yang tergeletak di depan Gedung DH FBS diberi garis polisi dan menjadi tontonan mahasiswa baru saja datang untuk kuliah. Belasan polisi yang berseragam, maupun berpakaian sipil dari Polrestabes Makassar disiagakan di kampus pencetak guru ini.
(fay/asy)











































