Berikut wawancara dengan Mentan, Rabu (9/3/2011), di Kantor Menko Perekonomian, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat:
Pak, apakah siap jika direshuffle?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hak Presiden harus dihormati. Yang jelas tentu Presiden mengambil keputusan sudah melalui pertimbangan yang matang. Kan saat ini sesuai rencana, pimpinan partai akan diundang oleh beliau. Setelah itu baru akan ada keputusan. Yang jelas bahwa secara pribadi tidak ada masalah, saya bekerja seperti biasa.
Sudah ada komunikasi soal reshuffle?
Itu urusan pimpinan partai. Saya tidak terlibat di situ. Saat diangkat jadi menteri saya sudah dilepas di DPP. Jadi urusan politik itu urusan partai.
Jadi sepenuhnya saya bekerja seperti biasa. Kalau keputusan reshuffle saya jelaskan lagi kapan pun saya siap. Itu hak prerogatif Presiden. Keputusan reshuffle harus dihormati. Kita mulai belajar dewasa dalam politik, tidak perlu ada provokasi.
Aburizal Bakrie kemarin sudah dipanggil, bagaimana dengan PKS?
Partai sedang menunggu. Presiden menyampaikan akan mengundang.
Kapan, Pak?
Nggak tahu. Tanya ke pimpinan partai saya.
(nik/nrl)











































