Diketahui bom tersebut sengaja diledakkan oleh kelompok militan Islam. Bom tersebut sengaja ditanam oleh pelaku menunggu kondisi ramai.
Seperti dikutip dari AFP, Rabu (9/3/2011), ratusan korban terjebak berjam-jam dalam puing-puing bangunan. "Sebanyak 25 orang tewas dan 154 terluka, beberapa dari korban berada dalam kondisi serius," pejabat yang bertanggungjawab dalam penyelamatan, Adnan Khalil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya penyelamatan hampir selesai. Sebagian besar korban selamat dari puing-puing bangunan PIA dan pom bensin," imbuh Khalil.
Seluruh korban dirawat di dua rumah sakit di kota Faisalabad. "Sebuah kendaraan merk Toyota Corolla yang menampung sekitar 40 kilogram bahan peledak diparkir di dekat pompa bensin. Bom meledak pada pukul 10.25 pagi waktu setempat," tambah Khalil.
Sementara 50 kendaraan rusak parah. Seorang saksi mata, Ijaz Hussain kepada wartawan di lokasi menerangkan bahwa ia mendengar dan merasakan ledakan keras sebelum kekacauan terjadi. "Itu adalah ledakan memekakkan telinga. Saya pikir tanah telah diguncang oleh gempa bumi. Semua orang berlari ke sana-sini untuk menyelamatkan hidupnya saya melihat orang-orang terluka dan mayat-mayat berserakan di sana-sini," ungkap Hussain.
(ape/feb)











































