IKOHI Tagih Janji Gus Solah Bentuk KPP HAM Penculikan
Kamis, 27 Mei 2004 12:46 WIB
Jakarta - Puluhan keluarga korban penculikan 1997-1998 yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) bersama Kontras mendesak Komnas HAM untuk membentuk KPP HAM kasus orang hilang.Rombongan yang didampingi Koordinator Kontras Usman Hamid datang ke kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (27/5/2004). "Kami menagih janji Gus Solah yang tahun lalu akan membentuk KPP HAM.Kami juga menyesalkan sikap Gus Solah yang berduet dengan Wiranto sebagai salah satu dalang penculikan," ujar salah seorang orator.Koordinator Kontras Usman Hamid mendesak Komnas HAM segera mengambil langkah hukum terhadap kasus penculikan. "Komnas HAM segera melakukan penyelidikan pro justicia UU 26/2000 tentang pengadilan HAM," ujarnya.Menurut catatan kontras, sejak zaman orde baru sampai tahun 2000, ada 1411 orang hilang termasuk aktivis yang diculik pada 1997-1998. Zaman mundurnya Soehato ada 552 orang.Menanggapi hal ini, anggota Komnas HAM Sulistyowati Sugondo mengatakan pembentukan KPP HAM harus melalui proses sidang paripurna Komnas HAM. "Kami memang berjanji melakukan tugas sesuai UU. Tetapi kami ini seperti wayangsesuatu harus diputus di sidang paripurna Komnas HAM," kata Sulistyowati.
(aan/)











































